AKBP Alpen SH, SIK, MH: “Tak Ada Polisi Sempurna”

akbp alpenKEPALA Kepolisian Resor Kebumen Ajun Komisaris Besar Polisi Alpen SH SIK MH menyatakan tak ada gading yang tak retak. Begitu pula mencari manusia sempurna tidak mungkin akan didapat. Sebab tidak ada sesuatu yang sempurna di dunia ini.

Demikian pula mencari polisi yang sempurna juga tidak mungkin adanya. Manusia hanya bisa berusaha untuk berbuat sebaik mungkin, seperti halnya seorang polisi yang akan terus berusaha untuk dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Di sini saya memimpin 904 anggota polisi, tidak mungkin saya dapat mengontrol mereka setiap saat,” ujar AKBP Alpen kepada Suara Merdeka, baru-baru ini.

Maka dari itu, Kapolres yang lama bertugas di jajaran Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) dan Kepolisian Daerah Riau (Polda Riau) tersebut akan sering berada di lapangan ketimbang di kantor. Dengan demikian dia akan benar-benar mengetahui kondisi masyarakat dan kondisi polisi.

Pertama menjabat alumnus AKABRI 1997 itu mendatangi polsek-polsek yang ada di wilayah hukum Polres Kebumen. “Dengan demikian akan mengetahui keberadaan mereka yang sesungguhnya,” ucap Alpen yang tahun 2000 menjabat Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Poltabes Yogyakarta.

Kepada anggotanya, perwira yang cukup lama penugasan ke luar negeri seperti Inggris, Turki, Rusia dan Thailand itu mengingatkan agar polisi hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, baik di bidang keagamaan, budaya, pembangunan maupun kegiatan pribadi seperti acara pernikahan dan kematian.

“Baik Polri maupun TNI juga akan turut berperan aktif dalam pembanguan, distribusi logistik dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar pria asal Minang yang fasih berbahasa Jawa tersebut.

* Peran Media

Menurut pria kelahiran Pekanbaru 23 November 1975 itu, Polri dengan media massa tidak bisa dipisahkan. Media sangat penting peranannya bagi lembaga kepolisian, utamanya untuk menyampaikan berita kepada masyarakat.

Bagaimana tidak, apapun rencana dan program yang akan dilakukan aparat kepolisian tidak akan diketahui masyarakat apabila tidak ada dukungan dari media. “Jika tidak ada media, maka sama saja kita bertepuk sebelah tangan,” ujarnya yang pernah menjabat Wakapolres Kampar, Polda Riau tersebut.

Memang perkembangan teknologi informasi bergerak sangat pesat dan telah menimbulkan dampak positif maupun negatif terhadap tata kehidupan masyarakat. Maka dari itu peran media dalam menyajikan suatu berita sangat berpengaruh dalam membangun citra.

Untuk itu perwira menengah itu mengajak para insan media bekerja sama membangun citra positif Kebumen kepada masyarakat. “Media perlu berperan dalam membangun opini yang berdampak pada situasi Kamtibmas wilayah Kebumen,” imbuhnya menilai komunikasi dengan media sudah berjalan dengan baik.

Hampir dua bulan menjabat sebagai Kapolres Kebumen, AKBP Alpen terus melakukan pengenalan dengan lingkungan termasuk dengan menyambangi tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama termasuk para pengasuh pondok pesantren. Hal itu dilakukan sebagai orientasi awal sebelum mengenal lebih jauh kultur budaya Kebumen. @divhumaspolri

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*