Bencana Jebolnya Keermeer Sungai Citepus Langsung Dievakuasi UPT DAS DPU Kota Bandung

Kompol.info Bandung 28/11/18 Hujan yang mengguyur kota Bandung dalam beberapa Minggu belakangan ini mengakibatkan jebolnya Keermeer di Sungai Citepus Jl.Pagarsih belakang TPAS Pagarsih Kelurahan Cibadak Kota Bandung pada hari Senin (26/11/18) kemarin.
Diakibatkan tekanan air meninggi saat hujan deras sehingga debit air sangat kencang.
Musim hujan merupakan salah satu target utama dalam pembenahan sungai, karena di musim ini tekanan dan debit air meningkat drastis sehingga bangunan penguat batas sungai (Keermeer) akan terlihat jelas kekuatannya.

Jebolnya Keermeer di Sungai Citepus Jl. Pagarsih belakang TPAS Pagarsih Kelurahan Cibadak Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung merupakan contoh kejadian bahwa tekanan air meninggi saat hujan deras sehingga debit air sangat kencang.

Menyikapi hal diatas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung diwakili Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah Aliran Sungai (UPT DAS) Erni Setiawati, S.Sos., M.Si. bersikap tanggap mengirimkan pasukan Unit Reaksi Cepat (URC) dari DAS DPU Kota Bandung untuk membenahinya, Rabu (28/11)

Erni (Panggilan akrab Kabid UPT DAS DPU),menyampaikan, ” Penanganan Keermeer jebol di Sungai Citepus tersebut oleh URC UPT DAS DPU Kota Bandung, yang ambruk pada Hari Senin (26/11/2018) sore, sehingga pada Hari Selasa (27-11) pagi langsung dievakuasi untuk menghindari terhambatnya laju air” Tegasnya.

“Sedangkan penanganan hari ini (28/11) kami menggunakan mesin Jack Hammer untuk memecah betonan  yang berukuran 3 x 5 meter, 2 unit mesin jack hammer ini merupakan bantuan dari UPT OP Tegallega dan Bidang Pemeliharaan” Imbuh Erni.

“Saya selaku Ka UPT DAS DPU Kota Bandung menghimbau agar bangunan di sepadan Sungai manapun agar tidak langsung diatas Keermeer, karena jika keermeer ambruk otonatis rumah diatasnya juga kena imbasnya” Ujar Erni.(Lind)*

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*