Dalam Rangkaian Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon Dansektor 22 Bersama Pemkot Bandung Tanam 5500 Pohon

Kompol.info, Bandung – Dansektor 22 Satgas Citarum Harum, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, bersama Pemkot Bandung menanam 5.500 pohon dalam rangkaian Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon se Dunia, yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di wilayah Rw 07 dan 08 kelurahan pasirwangi kecamatan Ujungberung Kota Bandung, Selasa (14/01/2020).

Dengan kekuatan personil 275 orang terdiri dari Anggota TNI (satgas Citarum harum sektor 22 dan Koramil 11-0618), Polsek Ujungberung, ASN Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, ASN se Kecamatan Ujungberung dan Gober.
Bertindak sebagai Instruktur Apel adalah Kadispangtan, Komandan apel oleh AKP Lili (Wakapolsek Ujungberung), yang dihadiri oleh Camat Cibiru-Ujungberung, Camat Panyilekan, Camat Batununggal, Koramil dan ASN terkait.

Memperingati Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung menanam 5.500 pohon kopi. Kopi dipilih untuk memberdayakan potensi ekonomi warga.
Kepala Dispangtan Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menuturkan pasar kopi yang tumbuh pesat menjadi salah satu alasan tersendiri. Karena, Pemkot Bandung juga ingin turut memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar lokasi penanaman.
“Selain penghijauan sebetulnya, ada konsep pemberdayaan untuk masyarakat sekitar. Jadi selama ini memang sudah dikelola masyarakat sekitar ada sekitar 28 penggarap di sini,” kata Gin Gin
Dari sebanyak 5.500 pohon kopi, sebanyak 3.500 pohon ditanam di Kecamatan Ujungberung, 1.500 pohon di Kecamatan Cibiru dan 500 pohon lainnya di Kecamatan Panyileukan.
“Di sini respon masyarakat penggarap cukup bagus. Karena selama ini hanya menanam pohon keras. Jadi selain menggarap dia berpikir ada sesuatu yang dihasilkan. Bahkan sudah menyiapkan sistem pengairan,” ujar Gin Gin.
Oleh karenanya, Gin Gin berharap masyarakat bisa merawat pohon kopi dengan baik. Sehingga bisa menghasilkan komoditas kopi yang unggul. Kemudian mampu menembus pasar dan memiliki daya saing.

“Kedua itu kemarin di sekolah karena program Bandung Menanam itu sebulan sekali setiap tanggal 21 dilakukan penghijauan secara tematik. Ada sekitar 30 sekolah dengan 20 tanaman per sekolah. Kemarin waktu pencanangan kita targetkan 15.000 pohon selama satu tahun, dan hari ini sudah hampir tertanam hampir 14.000 pohon,” bebernya.
Sementara menurut Dansektor 22 Kolonel Asep Rahman Taufik mengatakan ,” Penanaman pohon selama ini sudah sangat bagus apalagi jika dilakukan secara bersama – sama, seperti Pemerintah, Swasta, BUMN ,BUMD ,Akademisi dan Pengusaha nya tentu nya akan lebih baik lagi.

Sektor 22 sejak Tahun 2018 sudah mulai menanam pohon terutama di lahan kritis di wilayah KBU yang sering mengakibatkan Longsor dan banjir ,” Ungkap nya.
Lanjut Dansektor 22 ada yang perlu di ingat dalam penanaman pohon ini, jangan hanya bisa menanam namun harus bisa juga jago merawat nya,” Tambah Dansektor.

(Linda)***

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*