Dansektor 22 Kol. Inf. Asep Rahman Taufik Tidak Henti Hentinya Menanam Pohon Di KBU Cimenyan

Kompol.info| KBU Cimenyan Kawasan Bandung Utara (KBU) Cimenyan masih membutuhkan jutaan pohon keras untuk mengembalikan ekologis tanah kritis, sehingga satgas citarum harum sektor 22 terus masif menanam pohon setiap harinya.

Sektor 22 citarum harum oleh sub 17 yang dipimpin, Sertu Suyanto, setiap hari menanam pohon keras sebanyak 100 hingga 150 pohon, ditengah tanaman sayuran milik masyarakat KBU, sebagai penyeimbang ekologis tanah supaya bisa kembali hijau oleh tanaman keras.

Sertu Suyanto (Dansub 17 sektor 22) mengatakan, “Hari ini kami melaksanakan penanaman pohon, sebanyak 150 pohon yang terdiri dari pohon ecalyptus 100 btg dan mahoni uganda 50 btg. di wilayah Kp. Tugu RW. 18 desa. Cimenyan”, paparnya.

Menurut data ekologis tanah, struktur tanah KBU saat ini mengalami kritis berat, yang berdampak buruk mudah terjadi erosi saat musim hujan dan kekeringan saat kemarau, dikarenakan stabilitas aerasi tanah sudah tidak seimbang dan tidak bisa menyimpan stok air tanah yang berkepanjangan.

Hal ini berdampak kepada wilayah se Bandung Raya, kekeringan yang berkepanjangan dan banjir mendadak ketika hujan dengan intensitas tinggi, sumber air alam (seke air) sudah tertutup dan hilang, permasalahan ini pemerintah menindak lanjuti dengan pembuatan embung air, drum pori dan inisiatif lain sebagai upaya merilai bencana diatas.

Satgas Citarum Harum sektor 22, menekankan pada programnya untuk menghijaukan KBU, sebagai tindakan langsung mengembalikan ekologis tanah kritis menjadi normal kembali.

“Hal ini kami terus berupaya untuk menormalkan kondisi lahan kritis KBU, dengan menanam pohon keras dan buah-buahan, tidak mudah bila sembarang pohon keras ditanam disini, karena pemilik lahan minta tanaman keras yang mereka pesankan, maka kami tanam pohon keras disini sesuai dengan yang mereka minta”, ujar Dansektor 22 Citarum Harum (Kol. Inf. Asep Rahman Taufik) saat ditemui dilokasi Kp. Tugu, Selasa (7/03/2020)

Upaya kuat dari satgas citarum harum dalam penanaman pohon keras di KBU,  disambut baik oleh pemilik dan penggarap lahan di KBU. karena dengan hasil komunikasi sosial yang terus dilakukan satgas, menghasilkan deel to deel, walaupun Satgas Sektor 22 berkelepotan mencari bibit pohon keras buah buahan yang mereka pinta.

Dansektor 22, menuruti permintaan mereka yaitu menanam pohon keras buah buahan diantara tanaman sayuran miliknya, dengan harapan mereka mau merawat dengan baik sehingga KBU mencukupi tanaman keras, sehingga ekologis tanah kembali normal dan para petani tidak kehilangan pencahariannya.

Lin**

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*