Dansektor 22 Menggandeng Bappenas dan Dinas Terkait Untuk Bersama-sama memanfaatkan Limbah kotoran Sapi

Lembang. Kompol. Info. 24/10/2018. Dikarenakan banyaknya sapi yang terdapat di wilayah kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, sehingga kotoran yang dihasilkan ternakpun banyak fan terbuang mencemari anak-anak sungai yang berada di sekitarnya, untuk menanggulangi permasalahan ini. Kolonel Inf. Asep Rahman Taufik menggandeng Bappenas dan dinas dinas terkait untuk bersama-sama memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik, untuk itu pihak Bappenas mengadakan peninjauan lahan dan kesiapan dari pihak terkait dalam pembuatan kompos di kecamatan Lembang.

Menurut Kolonel. Inf. Asep Rahman Taufik, kotoran sapi yang mengalir ke aliran sungai cihideung nantinya akan mengalir ke Cibeureum kemudian bermuara ke Citarum, kita tahu persis dari kotoran hewan Ini mengandung bakteri terutama bakteri ecoli yang sangat berbahaya bagi kita manusia apalagi generasi muda dan anak-anak yang harus diselamatkan, Untuk itu saya mengambil langkah tindakan nyata disini melakukan mengeliminir agar kotoran hewan tidak mengalir ke sungai.

Dengan cara pengomposan, dengan demikian maka tidak dibuang ke sungai, sungai jadi sehat dan bersih bebas dari kotoran, menurut Kadis peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat Bapak Wisman.

Di Bandung Barat bagian utara ini mempunyai populasi ternak yang paling tinggi, ini Kebetulan juga merupakan hulu dari sungai cikapundung yang hilir nya kita ketahui bersama Sungai Citarum banyak mencemari sungai citarum sehingga wilayah Bandung Barat ini berkontribusi untuk melakukan pencemaran kita selaku pemerintah dan masyarakat berupaya menanggulangi permasalahan ini.

Diantaranya membuat kompos mempunyai nilai dan ekonomi yang tinggi kemudian juga menciptakan lapangan Kerja, Menurut saya (Gusman) pembuatan kompos ini perlu kita galakkan, cuma permasalahannya di harga, memang peternak-peternak kita sudah membuat kompos tapi setelah mereka buat tidak ada yang belinya mereka bingung untuk pemasarannya untuk permasalahan peralatan pembuatan membuat kompos, Pemda kbb siap membantu sesuai dengan kemampuan anggaran Bandung Barat dan melakukan pembinaan dan bimbingan teknik kepada peternak peternak kita kata beliau.

Menurut Fierma dari Bappenas sektor 2 2 ini termasuk salah satu sektor yang pergerakanya sangat terasa cukup banyak pergerakanya terutama seperti pengolahan limbah ternak ini.
Karena banyak anak sungai di citarum.salah satunya adalah anak anak sungai yang mengalir dari Bandung Barat dan itutdrcemari oleh kotoran – kotoran sapi yang berada di KBB.

Kami dari Bappenas sangat mengapresiasi apa yang dikerjakan oleh Dansektor 22 Kolonel. Infanteri Asep Rahman Taufik, semoga dari kami nanti bisa ada pembiayaan lebih lanjut untuk pengadaan alat dan pengadaan instalasi untuk komposit, kami dalam rangka apresimi kunjungan ke lapangan untuk meninjau seberapa siapkah program-program yang akan dijalankan pada tahun 2019 nanti.

Karena kita harus mengukur Reginestaria dari perihal perihal yang akan dijalankan kalau nanti memang siap dari segi lahan, pengelola, sehingga sudah siap memenuhi untuk Reginestaria, terutama untuk lahan dan masalah BPN,
Untuk menyelesaikan tanahnya, bisa kami ajukan untuk anggaran 2019 tegasnya.(Lind)*

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*