HARIMAU JOKOWI Gugat Prabowo Subianto

Pada Hari ini Senin Tanggal 21 Januari 2019 Pukul 14.00 WIB kami Pimpinan Pusat HARIMAU JOKOWI telah melayangkan Gugatan Perdata terhadap Prabowo Subianto sebagai Tergugat I, Partai Gerindra sebagai Tergugat II, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Uno sebagai Tergugat III dan Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) sebagai Turut Tergugat melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang beralamat di, Jln. Ampera Raya No.133 Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Adapun alasan Gugatan Perdata ini kami tujukan pada Prabowo dll. berdasarkan pernyataan Prabowo yang pada intinya menyatakan:”Alat cuci ginjal (baca: cuci darah) di RSCM yang seharusnya digunakan untuk satu orang tapi di RSCM digunakan untuk 40 orang. Hal ini mengakibatkan kondisi pasien malah banyak yang jadi memburuk karena timbul bermacam-macam penyakit sebagai akibat dari selang cuci darah tersebut yang seharusnya digunakan untuk satu orang tapi malah digunakan untuk 40 orang”.

Pernyataan Prabowo tersebut setelah kami cek langsung ke RSCM dan dengan cara melakukan audiensi dengan direksi RSCM, ternyata merupakan sebuah fitnah atau pembohongan publik yang karenanya harus sudah semestinya kami sikapi, sebab HARIMAU JOKOWI sebagai bagian dari Rakyat Indonesia merasa dirugikan dan khawatir atau cemas oleh fitnah atau pembohongan publik Prabowo tersebut. Sebagai bagian dari rakyat kami mempunyai hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik, mempunyai hak pula untuk mendapatkan informasi yang benar dari tokoh-tokoh masyarakatnya. Dan Prabowo Subianto sebagai salah seorang Calon Presiden sangatlah tidak pantas melakukan fitnah atau pembohongan publik tersebut.

Oleh karena itu HARIMAU JOKOWI ingin memberikan pelajaran berharga bagi Prabowo Subianto, Partai Gerindra dan BPN Prabowo-Uno dengan menggugatnya di pengadilan dengan maksud agar pengadilan menjatuhkan hukuman pada Prabowo, dengan memaksanya untuk meminta maaf secara terbuka pada seluruh Rakyat Indonesia melalui berbagai sarana media masa baik cetak, media online atau Stasiun Tv.

HARIMAU JOKOWI menganggap, bahwa apa yang telah dilakukan oleh Prabowo Subianto tersebut merupakan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) sebagaimana yang diatur dalam Pasal 1365 KUH Perdata. Juga merupakan sebuah Perbuatan Melawan Hukum (PMH) sebagaimana yang diatur dalam UU No. 2 Tahun 2011 Tentang Partai Politik di Pasal 34 ayat 3 huruf (a) dan huruf (b).

Prabowo tidak mencerminkan pribadi yang pantas dijadikan sebagai pemimpin nasional, karena apa yang dilakukan oleh Prabowo kerap melawan hukum. Karena itu HARIMAU JOKOWI menerkamnya melalui jalur hukum, yakni menggugatnya secara perdata. Sedangkan untuk laporan pidananya (LP) telah dipersiapkan pula oleh HARIMAU JOKOWI untuk waktu ke depan. Demikian, press release kami, atas perhatiannya kami ucapkan terikakasih. Wassalam…(SHE).

Jakarta, 21 Januari 2019.

Ketua Umum Pimpinan Pusat HARIMAU JOKOWI:

Saiful Huda Ems (SHE).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*