Ibu Risma Omeli Bandar Narkoba, Begini Kalimatnya

ibu rismA

WALIKOTA Surabaya Tri Rismaharini baru-baru ini berkunjung ke Mapolrestabes Surabaya atas undangan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Yan Fitri Halimansyah.

Saat itu, polisi merilis hasil tangkapan terkait dengan narkoba. Di antaranya, tiga bandar narkoba yang ditangkap karena mengedarkan 8,5 kilogram sabu-sabu. Mereka adalah Andik Ansori, warga Tanah Merah IV; Taufiq Rizal, 31, ber-KTP di Tanah Merah IV; dan Budiman alias Sinyo, 36, beralamat di Jalan Kapasari III DKA.

Melihat tiga tersangka berpenutup kepala itu, Risma langsung mendekat. Dia memarahi para tersangka yang hanya menunduk tersebut. ”Kamu tahu tidak, berapa banyak anak yang kamu hancurkan masa depannya?” kata Risma dengan nada tinggi.

Di hadapan tersangka, Risma membeberkan temuannya. Menurut dia, gara-gara kecanduan narkoba, ada anak sebelas tahun yang menjadi pelacur. Dari menjual tubuhnya itu, anak tersebut mendapat bayaran Rp 5 ribu–Rp 10 ribu. Hal itu dilakukan hanya karena butuh uang untuk membeli sabu-sabu lantaran sudah ketagihan.

Tersangka juga diajak membayangkan jika ada orang tua yang ditinggal suami atau istrinya, sedangkan anaknya menjadi pelacur karena ketagihan narkoba.

”Kamu bukan manusia kalau tidak punya perasaan. Untung, kamu ditangkap polisi. Kalau tidak, berapa banyak lagi anak yang kamu rusak,” katanya. Tiga tersangka itu hanya tertunduk sambil manggut-manggut mendengarkan pernyataan Risma.

Plt Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Gatot Repli Handoko mengatakan, polisi masih memburu bandar yang menyerahkan sabu-sabu kepada tiga tersangka tersebut. Polisi meyakini bandar itu sering melakukan transaksi dalam jumlah besar di Surabaya. ”Ada tersangka yang baru keluar penjara November tahun lalu, tapi sekarang beraksi lagi,” katanya.

Sementara itu, 8,5 kilogram sabu-sabu kemarin dimusnahkan. Pemusnahan tersebut dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf. Narkoba senilai Rp 8,5 miliar itu dibakar dengan menggunakan insinerator milik Badan Narkotika Nasional Provinsi Jatim. Anas mengapresiasi tangkapan besar Unit Idik II Satreskoba Polrestabes Surabaya itu. ***JPNN

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*