Irjen Pol. Drs. Arman Depari: “GMDM Ormas yang Konsisten dalam Pemberantasan Narkoba”

MARAKNYA peredaran narkoba di “Bumi Nusantara” membuat para aktivis/penggiat anti narkotika merapatkan barisan. Ini dilakukan guna mendukung Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dalam memberantas narkoba dan membebaskan generasi muda dari bahaya narkotika.

Salah satunya dilakukan Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM) dengan menggelar pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) se-Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (11/11/18) di PIH (Pusat Informasi Haji) Batam – Kepri, yang dipimpin langsung Ketua Umum Bakornas GMDM, Jefri Tambayong.

Dalam pelantikan dan pengukuhan tersebut, Deputi Pemberantasan BNN yang juga Pembina GMDM Irjen Pol. Arman Depari berkesempatan melantik Jakop Sutjipto sebagai Ketua GMDM DPD Kepri, di samping Sekretaris, Bendahara dan para pengurus DPW lainnya.

Pelantikan pengurus GMDM DPD Kepri ini memang terkesan cukup istimewa, karena menghadirkan tiga Jenderal yang konsisten dalam pemberantasan narkotika. Selain Irjen Pol. Drs. Arman Depari, hadir juga Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol. Richard Nainggolan dan Direktur Pengamanan (Dirpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam Brigjen. Pol. Zuherman. Hadir juga Dewan Pendiri GMDM Elsye Nayoan dan Ketua Yayasan Pionir Stanlay Jeremy.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum GMDM, Jefri Tambayong mengungkapkan, pelantikan kali ini sengaja diadakan di Kepulauan Riau. Untuk itu, kepada para pengurus yang baru dilantik diharapkan bisa berkomitmen dalam pemberantasan narkoba.

“Kegiatan ini bukan hanya dijadikan sebagai seremonial semata, karena saat ini Indonesia sedang dalam Keadaan Darurat Narkoba. Saya berharap, dengan pelantikan dan pengukuhan ini penyalahgunaan narkoba tidak semakin merajalela,” jelas Jefri.

Ibarat Perang

Di tempat yang sama, Deputi Pemberantasan BNN yang juga Pembina GMDM Irjen Pol. Arman Depari menyatakan, dirinya sangat bangga dengan keberadaan GMDM, karena hingga saat ini ormas yang konsisten membantu dalam pemberantasan narkoba hanya GMDM. “Dan memang sudah teruji kinerjanya,” ujar jenderal yang biasa berpenampilan parlente ini.

Arman menegaskan, peredaran narkoba di Indonesia saat ini sedang pesat. Dengan berbagai cara para bandar dan pengedar menyebarkan barang haram tersebut ke berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orangtua. “Karena itu kami dari BNN memang sangat membutuhkan relawan-relawan yang tanpa pamrih mau membantu BNN dalam pemberantasan narkoba demi masa depan generasi muda yang berkualitas tanpa narkoba, dan menjadikan Indonesia BERSINAR (Bebas Narkoba),” ujar Arman Depari.

Pendiri GMDM ini juga mengingatkan, peredaran narkoba di negeri ini sudah kategori bahaya, di samping penyebaran berita atau isu hoax dan banyaknya kasus korupsi. “Peredaran narkoba ini lebih berbahaya karena muncul setiap saat, menyerang siapa saja dan dimana saja,” ungkapnya.

Arman mengibaratkan penyebaran narkoba ini bagaikan perang yang dilancarkan negara lain untuk menghancurkan bangsa, terutama generasi muda di negeri ini. Perang dimaksud, adalah perang secara ekonomi dan pengrusakan mental. “Pihak luar senang menyelundupkan narkoba di negeri ini, karena berapa ton pun yang lolos masuk di negeri ini pasti habis,” tegas Arman.

Di satu sisi, Arman juga menyayangkan banyak pihak yang terbujuk dan mau mengkonsumsi narkoba. Padahal, dampak dari penggunaan narkoba ini di antaranya rumah tangga akan berantakan. Lebih dari itu, bahaya peredaran narkoba juga berusaha menyasar ke kalangan pendidik. “Ini sangat berbahaya. Narkoba telah digunakan sebagai senjata untuk membunuh massa,” tandasnya mengingatkan.

Karena itu, kata Arman, jika masyarakat sudah acuh tak acuh atas merajalelanya peredaran atau penyalahgunaan narkoba di sekelilingnya, bahkan tidak ada yang peduli pada kondisi ini, tentu akan semakin lebih berbahaya. “Untuk itu, saya sangat bangga masih adanya para penggiat anti narkoba seperti GMDM, dan berharap dengan dikukuhkannya kepengurusan GMDM DPD Kepri ini penyalahgunaan narkoba tidak terus bertambah, dan wilayah ini bersih dari narkoba,” papar Arman Depari.

Sementara, Ketua GMDM DPD Kepri, Jakop Sutjipto bertekad akan menahan laju angka penyalahgunaan narkoba di wilayah melalui penyuluhan-penyuluhan dan olahraga MMA. Di sisi lain diakuinya, kalau Batam termasuk wilayah bahaya penyebaran narkoba. Hal ini pula yang membuatnya bersama para penggiat anti narkoba di wilayah ini termotivasi untuk menjadi pengurus GMDM Kepri. “Harapan kami Kepulauan Riau akan BERSINAR, bersih narkoba,” ujarnya, seraya menginformasikan Sekretariat GMDM DPD Kepri yang berlokasi di Jl. Cahaya Garden Bengkong, Ruko Town House Blok A4, No. 1, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Batam, Kepri.

 Ajak Pegiat Narkoba Turut Serta dalam P4GN

Sebelumnya di tempat terpisah, DPP GMDM juga menggelar kegiatan pembekalan bagi para penggiat anti narkoba dengan mengajak semua elemen masyarakat untuk turut serta dalam Pencegahan, Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN). “Saya minta kepada seluruh pimpinan organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pimpinan organisasi lainnya turut serta dalam P4GN,” ujar Ketua Umum GMDM, Jefri Tambayong saat mengisi materi Training of Trainer (TOT) pada Pelatihan Penggiat Anti Narkoba di lingkungan masyarakat Kepri, di Tuang Serbaguna Hotel GGI Batam, Sabtu (10/11/2018).

Menurut Jefri, kasus narkoba makin lama semakin meningkat dan canggih. Sasarannya tidak lagi orang kaya, namun sudah ke semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Karena itu, GMDM memerlukan kerja sama berbagai pihak, seperti para pimpinan organisasi tersebut. Salah satunya melakukan kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan calon penggiat anti narkoba, sehingga mereka mengetahui dan paham mengenai P4GN. “Harapan kita akan tumbuh kesadaran pada P4GN ini,” kata Jefri.

Usai diberikan pelatihan sebagai upaya meningkatkan kapasitas, para calon penggiat anti narkoba ini diharapkan memiliki kemampuan menyampaikan pesan-pesan anti narkoba dan menyusun rencana aksi P4GN yang akan diimplementasikan di lingkungannya masing-masing. Sebab, GMDM tidak bisa bekerja sendiri dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, tetapi perlu peran serta semua elemen masyarakat.

Oleh karena itu, Jefri mengajak lembaga-lembaga keorganisasian yang hadir turut serta membangun di lingkungannya yang berwawasan anti narkoba. Di antaranya, membuat suatu kebijaksanaan di lingkungannya dan ikut mendukung penganggaran dalam program ini. ED/JT – KEPRI

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*