Kapolres Metro Jakarta Timur Gelar Silaturahmi dengan Para Ulama, Ustad dan Da’i

IMG-20170920-WA0007Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo menggelar silaturahmi dan tatap muka dengan para Ulama, Ustad dan Da’i se wilayah Jakarta Timur,  Rabu (20/09/2017).
 
Kegiatan ini digelar dalam rangka mensosialisasikan tentang tata cara dan isi dakwah Islam yang telah mendapatkan petunjuk dari direktur jenderal agama Islam dan Keputusan MUI.
 
Dalam kesempatan ini, Kapolres Metro Jakarta Timur memberikan pandangannya bahwa ulama dan ustad sebagai pendidik, pembina tentang masalah agama Islam dan sosial kemasyarakatan sangat berperan dalam menjaga kamtibmas.
 
“Sebagai pendidik dan pembina agama Islam dan sosial kemasyarakatan di masjid-masjid hendaknya mampu menjadi bagian dari pemerintah untuk membangun masyarakat yang akhlaqul kharimah yang bercirikan taat pada aturan dan pemerintah yang konstitusional,” ujar Kapolres.
 
Selain itu, Kapolres Metro Jakarta Timur juga mengajak para tokoh agama agar menjadikan tempat suci masjid dan musholah sebagai tempat yang mampu menjaga kedamaian dan kerukunan masyarakat bukan tempat untuk membangkitkan amarah seseorang atau kelompok terhadap orang atau kelompok lain.
 
“Sebagai negara Pancasila yang berkeTuhanan Yang Maha Esa maka kita hendaknya menempatkan Tuhan diatas segala-galanya karena dunia dan seisinya adalah kehendaknya termasuk turunnya agama wahyu sebagai tuntunan,” imbuh Kapolres.
 
Lanjut Kapolres, dalam sejarah dunia, konflik atas tafsir dan pengelompokan agama sudah terjadi sejak 200-300 tahun yang lalu seperti yang tertuang dalam buku yang ditulis seorang penulis asal Amerika.
 
Dalam buku tersebut, menceritakan secara detail konflik-konflik komunitas agama dalam bukunya tentang ” If The World Without Islam” yang menggambarkan konflik atas dasar isu agama menjadi bagian peradaban sepanjang sejarah manusia. Tidak saja komunitas agama Islam tetapi juga Nasrani maupun Yahudi.
 
Oleh karena itu Kapolres meminta para tokoh agama para ustad dan ulama bisa mengajak masyarakat untuk tabayun atas informasi apapun yang ada di sekitar kita karena banyak kelompok menggunakan berbagai cara untuk menggangu kedamaian, kerukunan dan keamanan masyarakat demi kekuasaan yang ingin dituju.
 
“Untuk itulah mari kita menjadi agen-agen yang menyebarkan kedamaian, kerukunan dan kesejukan di masyarakat sesuai makna dan arti kata ulama dan ustad,” imbuh Kapolres.TBN

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*