Kelompok Penipu Simpan Ratusan Kartu ATM

11011203_999070860117226_8734490700722140937_n22 di Antaranya Nama Pejabat

PIHAK kepolisian menemukan ratusan kartu ATM di markas sindikat penipuan kelompok Makassar, di Beji, Depok. Ada 22 kartu ATM di antaranya yang rekeningnya menggunakan nama pejabat negara.

“Kita ada sita 313 ATM dari beberapa bank seperti BNI, BRI, Bank DKI, BCA, Danamon, Bank Muamalat, CIMB Niaga, OCBC, dan masih banyak lagi. Ada beberapa di antaranya yang menggunakan nama pejabat negara,” jelas Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/6/2015).

Selain itu, polisi juga menyita 44 buah buku tabungan dari beberapa bank. “Juga ada 20 unit telepon genggam dan 1 buah modem internet, berikut 2 buah laptop,” tutur Kombes Pol Krishna.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, dari hasil pemeriksaan, pihaknya menemukan ada sekitar 22 kartu ATM yang menggunakan nama pejabat.

“Di antaranya ada Rudi Rubiandini mantan Kepala SKK Migas, mantan Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih, Alex Nurdin mantan gubernur Sumatera Selatan, Andi Widjajanto, dan mantan gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo,” jelas AKBP Herry.

AKBP Herry mengatakan, komplotan ini sudah melakukan aksinya selama 3 tahun. Ditaksir, selama 3 tahun ini mereka sudah mengeruk keuntungan sebesar Rp 10 miliar.

“Rencananya kita kenakan TPPU juga, karena kemungkinan ada uang hasil kejahatan yang mereka gunakan untuk memperkaya diri sendiri,” imbuh AKBP Herry.

Selain kelompok penipuan ini, pihak kepolisian juga menangkap komplotan pembuat buku tabungan dengan data-data palsu. Kelompok ini berafiliasi dengan sindikat penipuan kelompok Makassar.

Salah satu tersangka seorang perempuan berinisial YR (26) mengaku dirinya bertugas sebagai pemohon aplikasi. “Saya bikin aplikasinya ke bank. Saya cuma kebagian Rp 1 juta,” ucap YR. Humas PMJ

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*