Ketua Dekranasda Kota Bandung Siti Muntamah Oded, Bersama Yana Resmikan Toko Usaha Mikro Di Makasar

MAKASAR setelah hadir di sejumlah negara Asia dan Eropa, kali ini Little Bandung ada di Nipah Mall, Jalan Urip Sumoharjo, Panaikan, Panakkukang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meresmikan toko andalan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Bandung ini, Sabtu (3/11/2018). Turut mendampingi, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Bandung Priana Wirasaputra dan Ketua Dekranasda Kota Bandung, Siti Muntamah Oded.

“Little Bandung hadir di Makassar dengan lokasi strategis. Makassar dipilih karena masyarakatnya memiliki daya beli yang cukup baik,” ujar wakil wali kota usai peresmian.

Menurutnya, dengan jumlah koperasi di Kota Bandung sekitar 2.500 dan jumlah UMKM sekitar 300.000. Dengan jumlah tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung perlu memperluas pemasaran produk UMKM agar terus berkembang.

“Maka dengan hadirnya Little Bandung, salah satu pengembangan media promosi UMKM Kota Bandung, tentu ini harus saling mendukung agar semakin maju,” harapnya.

Wali kota menambahkan, Kota Makassar merupakan kota pertama di Indonesia yang dihadirkan Little Bandung oleh Pemkot Bandung. Ke depan, Little Bandung juga bakal hadir di sejumlah kota lain di Indonesia.

“Selain alat promosi, ini juga sebagai jembatan mengembangkan produk unggulan di level lokal maupun internasional,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KUMKM Kota Bandung, Priana Wirasaputra menyampaikan, Little Bandung merupakan penguatan peran Pemkot Bandung dalam memfasilitasi promosi dan pemasaran produk-produk UMKM.

“Kota Makassar menjadi kota pilihan yang sangat potensial karena posisi kota yang strategis dan daya beli masyarakat cukup baik,” tutur Priana.

Adapun, fitur Little Bandung di Makassar di antaranya cafe, bussines lounge, pusat informasi bisnis, toko, performance stage. Little Bandung Kota Makassar menyediakan beragam produk yang tersiri dari kerajinan 14 UMKM, fesyen (12), kuliner (5).

“Kita hadirkan di sini karena laju pertumbuhan ekonominya tinggi, daya beli bagus, jumlah penduduk banyak, posisinya pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian timur,” ujar Priana.

Pembangunan toko Little Bandung, menghabiskan dana sekitar Rp1,2 miliar dan ditambah dana kolaborasi bersama Bank BJB sebesar Rp680 juta.

Sebelumnya, Little Bandung telah hadir di Little Bandung Belgia, Petaling jaya Malaysia, Paris, Seol Korea Selatan.

Perlu diketahui, Little Bandung merupakan tempat mempromosikan industri kreatif Bandung di berbagai kota maupun luar negeri. Konsepnya merupakan salah satu diplomasi kreativItas dari masyarakat Bandung.(lind)*

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*