Konflik Biasanya Terjadi di Kawasan Kumuh

kapolda titoPERSOALAN tawuran di sejumlah daerah di Jakarta tak terlepas dari kepadatan penduduk di tempat tersebut. Jumlah penduduk dan luas daerah yang tak sebanding menjadi penyebab mudahnya gesekan sosial.

“Kompleks ya. Ini daerah slum area (kawasan kumuh) kalau kita sebut di kota kota besar. Pernah denger filmnya Slumdog Millioner enggak, yang India itu? Itu kan daerah slum. Jakarta ini juga ada banyak slum area. Konflik ini terjadi umumnya slum,” kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/7/2015).

Permasalahan-permasalahan sosial banyak bermunculan di kawasan kumuh. Semakin banyak orang, semakin banyak interaksi sosial dan memunculkan potensi konflik karena perbedaan kepentingan.

“Nah, ini kita harapkan mudah-mudahan daerah slum ini bisa direnovasi diubah wajahnya,” kata Irjen Pol Tito.

Salah satu saran Tito adalah membuat hunian vertikal. Hal ini bisa membuat kehidupan lebih tertib dan menurunkan tingkat stres.

“Karena tingkat stresnya lebih tinggi di situ (padat penduduk),” kata Irjen Pol Tito. Salah satu daerah yang kerap kali terjadi tawuran yakni Johar Baru.

Camat Johar Baru Ichsan R Sururi mengatakan wilayahnya sangat tidak ideal dan cukup padat. Kepadatan di tempat tersebut salah satunya menjadi penyebab tawuran. Gesekan sosial kerap terjadi gara-gara hal sepele dalam kegiatan-kegiatan para pemuda.***

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*