Korban Pencaplokan tanah Keman bin seli yaitu Niman bin jaya menagih janji Kapolri dan menteri agrarian

 

Jakarta , 11 Oktober 2017

Salah satu keluarga keman bin seli niman bin jaya menagih janji  kapolri jenderal tito karnavia, yang pernah membuat kesepakatan bersama menteri  agraria sopyan djalil, tertanggal 17 maret 2017 mengenai pemberantasan mafia tanah.

ahliwaris keman bin seli telah melaporkan salah satu oknum kepolisian,  ke propam mabes polri atas nama brigadir Andi Prabowo SH, pada tanggal 4 agustus dengan no laporan SPSP2/2546/VIII/2017/ Bag yanduan perihal pengaduaan atas dugaan penyimpangan.

Sampai saat ini tidak adanya kepastian hukum yang jelas atas laporan kami terhadap oknum kepolisian tersebut “ jelasnya kepada media Zona komando “ kami meminta kepada bapak kapolri jenderal tito karnavia untuk memberikan ketegasan hukum kepada oknum kepolisian yang selama ini bekerja sama dengan oknum mafia tanah agar tidak merugikan masyarakat. Dan berikut salah satu oknum mafia tanah bernama lilik soestianingsi yang telah kami laporkan tertanggal 7 oktober 2016 dengan No LP/4853/x/2016/PMJ/Dit Reskrimum.

Sampai saat ini kami belum mendapatkan kepastian hukum, kami keluarga besar keman bin seli meminta kepada bapak kapolri jendral tito karnavia dengan bapak kapolda metro jaya irjen pol idham azis agar dapat memantau kinerja kerja anggota kepolisian” pungkasnya .

Hal Senadah diungkapkan beberapa Lembaga Swadaya masyarakat yang membantu masyarakat yg tertidas seperti Bapak  Poly Key, Tenor Amin Sutanto dan Abah Gumay.

Karena kasus mafia tanah bintaro ini bisa menjadi pintu pembuka pengungkapan kasus tanah lainnya, Karena bukan hanya di kota kota bahkan didesa desa banyak kasus mafia tanah lainnya, tanah tumpang tindih dan lain lain bahkan oknum setingkat lurah juga ada yg terlibat.

 

Tenor/Red

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*