Oknum PKL Membandel, Camat Jatinangor Geram.

Menindaklanjuti pemberitaan janji dari Kabid trantibgakkum Polpp provinsi jawabarat yang sampai kini tidak terealisisai perihal oknum Pkl yang dengan sengaja menyimpan meja-meja tempat mereka berjualan di Median jalan jalur Provinsi depan kawasan PT Kahatex Rancaekek yang kini masih tidak ditindaklanjuti dan dibiarkan saja, maka team kicau news beserta beberapa rekan media Online ternama mencoba mendatangi Camat Jatinangor Kab Sumedang, Syarif Efendi Badar.S.O.S.M.S.I di kantor kecamatan Jatinangor.

Berbekal pemberitaan pemberitaan yang sudah ditayangkan terkait oknum pkl yang indisipliner dan merusak estetika keindahan fasilitas umum (median jalan), kami pun mencoba bertanya tentang solusi yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Syarif Efendi Badar.S.o.s.M.s.i., pun serta merta memanggil Kasie Pol pp kec Jatinangor dan berdiskusi didepan media, “Untuk Pkl berdagang di kawasan PT Kahatex kami memang untuk sementara atas musyawarah bersama unsur Muspika Lainnya itu bukan mengijinkan akan tetapi kami merelokasikan sementara mereka dan memindahkan aktivitas jual beli mereka yang tadinya di bahu jalan raya, kami tempatkan mereka diatas selokan PT Kahatex dan itupun atas kesepakatan bersama karena terkait HAM (hak azasi manusia) ” urusan perut”, tapi kami pun beserta unsur Muspika Lainnya sudah menghimbau agar mereka disiplin dengan cara merapikan kembali apa yang menjadi sarana mereka berjualan hingga tidak merusak estetika keindahan.

Camat Jatinangor pun menambahkan ketika sudah mendengar bahwa kami (team media) sudah mendatangi Kantor Satpol PP Provinsi Jawa Barat dan sudah mengangkat statement Kabid Trantibgakkum yang akan memanggil dua Kasat satpol PP dari dua kabupaten yang mendekati wilayah/kawasan tersebut untuk menyelesaikan permasalahan oknum pkl yang sudah krodit tersebut, Camat jatinangor pun menambahkan, ” jika memang sudah tidak disiplin dan mematuhi apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama pada saat kami menempatkan mereka, dan sebelum Satpol PP Kab. Sumedang yang bertindak maka kami akan segera dan secepatnya menindak mereka, dan kami pun akan memanggil pihak pengelola/pengurus dari para pkl tersebut agar kedepannya jika sudah kami tertibkan agar selalu memberikan himbauan kepada para pkl nya agar kejadian serupa tidak terjadi kembali”. Katanya.

Dan dalam diskusi nya dengan Kasie Polpp kec Jatinangor Yuli Handaka, yang membuat Camat Jatinangor geram adalah setelah mendengar jawaban dari Kasie Polpp kec Jatinangor tersebut yaitu yang menyebutkan bahwa pihak Polpp kec Jatinangor sudah pernah memanggil pengurus pkl dan memperingati nya agar segera menertibkan hal itu, akan tetapi sampai kini tidak direalisasi atau seakan di indahkan.

Ketika kami bertanya tentang saling klaim wilayah, Syarif Efendi Badar.S.o.s.M.S.i., Menambahkan, “Seharusnya kita sebagai sama-sama warga negara Indonesia yang taat akan peraturan pemerintah dan guna menciptakan kondisi yang aman, nyaman,bersih dan indah tidak seharusnya saling klaim dan menuduh dikarenakan kawasan tersebut masuk ke salah satu wilayah tertentu dan juga Letak Kawasan RMJ ( ruas milik jalan) tsb adalah berada di titik lokasi perbatasan masing-masing wilayah dan itu adalah kewenangan bersama untuk sama sama menjaga keindahan ketertiban serta kenyamanannya”. Tegasnya.

Ditambahkannya pula dengan lokasi RMJ (ruas milik jalan) yang menjadi perbatasan kedua kabupaten antara Kab Sumedang dan Kab Bandung, polemik permasalahan sampah yang menumpuk di median jalan yang sampai saat ini selalu menjadikan saling klaim dan tuduh menuduh, Pihaknya tidak melihat hal itu, terbukti Camat Jatinangor ini pun sering memberikan bantuan unit armada pengangkut sampah kepada kepala desa Mekargalih yang masuk ke kawasan kec Jatinangor untuk membersihkan tumpukan tumpukan sampah yang berada dimedian jln tersebut dan sekaligus memberikan contoh tauladan kepada semua warga desa Mekargalih kec Jatinangor khususnya dan semua warga masyarakat sekitar pada umumnya tanpa harus berpegang pada saling klaim antar wilayah “,dan itu terbukti sudah dilakukan oleh Camat Jatinangor dan sudamenjadi Headline News dimedia online kami dan media online lainnya.

Semoga dengan tindakan yang akan dilaksanakan Camat Jatinangor beserta jajaran Satpol pp kec Jatinangor Kab Sumedang akan membuat jera para oknum pkl serta pengurusnya yang tidak mengindahkan himbauan dalam kesepakatan ketika Musyawarah bersama perihal penempatan sementara para pkl tersebut, juga keindahan dan kebersihan akan selalu terjaga serta menimbulkan rasa disiplin serta tanggung jawab kepada semua pihak dan semua warga masyarakat pada umumnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*