Operasi Preventif BNNP Sulut

12080734_912907205411887_1935451500_n

BERDASARKAN informasi dari masyarakat yang ditindaklanjuti dengan hasil penyelidikan tim intelijen BNNP Sulut (Sulawesi Utara) terkait adanya beberapa lokasi di wilayah Tomohon yang dicurigai dijadikan sebagai tempat penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika, maka guna mengantisipasi hal tersebut, dilaksanakan operasi terpadu antara BNNP Sulut, Polres Tomohon, BNNK Manado dan BNNK Tomohon.

Selanjutnya pada 29 September 2015 sekitar jam 06.00 WITA, BNNP Sulut, Polres Tomohon, BNNK Manado dan BNNK Tomohon berhasil mengidentifikasikan sebuah rumah di Kelurahan Kakaskasen I Lingk. X, Kecamatan Tomohon Utara, Kota tomohon yang dicurigai sebagai tempat untuk melakukan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika.

Tim Terpadu kemudian melakukan operasi preventif di lokasi tersebut dan hasil dari operasi tersebut didapati 12 orang yang sedang pesta Narkotika Gol. I jenis shabu beserta barang bukti lainnya antara lain, 1 set alat hisap (bong) shabu, 14 paket Narkotika Gol. I jenis shabu dengan total berat 6,9 gram, 1 buah timbangan digital, 6 korek api gas, dan 2 buah HP.

Dari hasil pemeriksaan tim penyidik BNNP Sulut dan Tim Assessment diketahui bahwa 10 dari 12 orang yang diamankan telah dipaksa untuk menyalahgunakan Narkotika jenis Shabu oleh “FT” dan meminum Cap tikus. Hasil pemeriksaan urine menunjukkan, 12 orang yang berhasil diamankan Tim Terpadu menunjukkan “Positif” menggunakan Narkotika Gol. 1 jenis “Shabu”/Methamphetamine.

Selanjutnya BNNP Sulut menetapkan 2 orang sebagai tersangka masing-masing lelaki inisial “FT” dan lelaki inisial “RK”, sedangkan 10 orang lainnya akan melaksanakan rehabilitasi di BNNP Sulut. Adapun pasal yang diterapkan antara lain pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1), pasal 112 ayat (2), pasal 127 huruf (a) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. DKL

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*