Operasi Zebra, Polresta Tangerang Tilang 4.865 Pengendara

15232270_1400378743335940_5254636577161389237_nOPERASI Zebra Kalimaya yang dilaksanakan selama dua minggu di Tangerang, berhasil menindak 4.865 pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas. Dalam kegiatan ini, paling banyak yang melakukan kesalahan adalah anak sekolah dan ibu-ibu.

Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Eko Bagus Riyadi, mengatakan untuk operasi Zebra Kalimaya ini memang banyak dilakukan tindakan. Namun, ketika kesalahannya tidak terlalu membahayakan, lebih kepada tindakan peneguran saja.

Kompol Eko merinci mulai tanggal 16 sampai 22 November 2016, terdapat 312 tindakan peneguran dan 2.580 tindakan penilangan. Pada 23 sampai 29 November, terdapat 246 tindakan peneguran dan 2.285 tindakan penilangan. Total selama operasi Zebra Kalimaya mencapai 560 tindakan peneguran dan 4.865 penilangan.

“Kegiatan Operasi Zebra Kalimaya tiap tahun pasti digelar. Intinya kami betul-betul ingin masyarakat sadar akan keselamatan yang utama dan milik semua pengendara atau pengemudi,” kata Kompol Eko, Rabu (30/11/2106).

Tidak hanya itu, Kompol Eko juga menegaskan, tidak semua kesalahan akan dilakukan tindakan tegas dalam bentuk penilangan. “Jika kesalahan yang dilakukan tidak terlalu membahayakan, tindakan peneguran lebih diutamakan. Seperti kepada anak-anak sekolah yang kebanyakan menggunakan sepeda motor tanpa memiliki SIM, kami akan menegurnya dan memberinya peringatan. Bahkan kami hukum dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan membaca Pancasila,” ujar Kompol Eko.

Kompol Eko menambahkan, daerah yang paling rawan untuk melakukan pelanggaran lalu lintas adalah di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Jalan Syeh Mawawi dan juga Lippo Karawaci.

“Kepolisian memfokuskan penindakan atas dua jenis pelanggaran, yaitu melawan arus dan kendaraan umum yang ngetem sembarangan. Namun, pelanggaran atas lalu lintas lainnya juga tetap dijadikan target pelaksanaan operasi,” pungkas Kompol Eko. KMCP – TANGERANG

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*