Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Targetkan Th 2020 Ciptakan KBS

Kompol.info, Bandung – Kawasan Bebas Sampah (KBS) suatu harapan yang diutamakan bersama, baik oleh Pemerintah maupun Satgas Citarum Harum, bahkan merupakan salah syarat untuk pencapaian generasi sehat tanpa stunting (red: Bab STBM Menkes).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan di Tahun 2020 untuk menciptakan KBS, dengan solusi menerbitkan Program Kang Pisman (kurangi pisahkan manfaatkan) supaya produksi sampah domestik oleh masyarakatnya bisa berkurang, bahkan dari sosialisasinya supaya sampah menjadi barokah.

Satgas Citarum Harum dari Sektor 22 yang dipimpin oleh, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, memviralkan Loseda (lodong sampah sesa dapur) adalah sebuah alat pengurai sampah organik dengan sistem pengomposan yang sangat praktis dan ekonomis.

Viralnya loseda ketiap pelosok Kota Bandung bahkan ke luar daerah melalui sosialisasi satgas ketiap wilayah, merupakan pembuktian bahwa alat ini sudah terbukti kebagusannya, sehingga kini loseda lebih marak dikembangkan di kewilayahan berkat upaya keras Satgas Sektor 22 untuk menciptakan kawasan bersih sehingga sungaipun terkendali kebersihannya.

Dansub 13 sektor 22 citarum harum (Serka Andrian), berkat sosialisasinya di kewilayahan tentang perlunya membebaskan sampah organik domestik setelah sampah anorganik yang bisa dimanfaatkan (melalui Kang Pisman) kini disambut baik oleh aparat kewilayahan.

“Saya sekarang lagi membuat 10 buah Loseda di Kelurahan Cibaduyut, yang nantinya kami bersama Pak Lurah akan membagikannya ke 10 Rw di wilayah ini” ujar andrian.

Keseriusan pencapaian kebersihan sungai oleh Satgas Citarum Harum sektor 22, dengan menciptakan beberapa inovasi sebagi solusi bebasnya sampah, kini menuai respon yang baik dari tiap wilayah dengan Loseda.

Lurah cibaduyut (Tisna, S.Sos. MSi.) bekerjasama sama dengan satgas sub 13-22, dalam pembuatan loseda, untuk dibagikan ke tiap Rw sekalian melakukan sosialisasi kang pisman dalam upaya kebersihan lingkungan. 

“Kami bekerjasama dengan Satgas Citarum Sub 13-22, dalam pembuatan loseda, yang natinya akan membuat 300 buah loseda bahkan bisa lebih, akan disebar ke 30 RT yang ada di wilayah kami, dengan tujuan sampah organik bisa diurai ditempat sehingga masalah sampah bisa tuntas dan tidak usah dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah” ujar Lurah Cibaduyut. Melalui telpon genggamnya ketika dihubungi. 

Dikemudian hari bila loseda sudah beroperasi dan sampah terurai habis ditempat, Lurah Cibaduyut pun akan menugaskan petugas penarik sampah yang biasa beroperasi dilingkungannya, akan mengelola loseda sehingga kebersihan bisa lebih aman lagi. 

“Kami tidak mau memutuskan silaturahmi dengan para penarik sampah yang ada, maka nantinya akan kami tugaskan untuk mengurus loseda yang tersebar di tiap Rt, kebersihan lingkungan akan terurus dan rizki mereka pun tetap lancar” harap Lurah. 

Kebijakan ini, Lurah Cibaduyut sangat serius untuk menciptakan KBS diwilayahnya, maka kehadiran Satgas Citarum Harum merupakan inovasi yaang sejalan untuk mensukseskan pencapaian di wilayah Kelurahan Cibaduyut. 

(Linda)***

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*