Penyebar Berita Bohong Tentang PPK Plumbon Diringkus Ditkrimsus Polda Jabar

BANDuNG,Kompol.info – Direktorat Kriminal Khusus Polda Jabar mengadakan Konfrensi Pers Berkaitan dengan kasus Ujaran Kebencian pada Hari Rabu 15/5/2019 di Mapolda Jabar.
Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K

Tersangka RGS, Umur 45 Tahun, Agama Islam, Pekerjaan Wiraswasta, Alamat Blok Desa RT 01 RW 02 Ds. Kejuden Kec. Depok

Tersangka di tangkap atas dasar Laporan saudara Rahmat Saeful Anwar pada Bulan April 2019,

Tempat dan Waktu Kejadian Kab. Cirebon Sabtu, 20 April 2019

Dalam hal ini Korbannya adalah PPK Plumbon.
Adapun Saksi-Saksi dalam perkara ini, 1. Pandi Atmasubrata Bin Sularjana 2. Didi Rohadi Bin Abdul Aziz (ALM),3. Ismayana Bin Diding Muhidin (ALM),4. Nur Aida Fajriyanti Als. Aida Binti Saefudin,
5. Aristianto Als. Aris Bin Sumitra,
6. Haryono Bin Karto Karsan (ALM),
7. Slamet Wahyudin Als. Slamet Bin Kusuma (ALM), 8. Akhsan Afandi Als. Andi Bin Supangka.

Barang Bukti Yang disita dari Tersangka, yaitu 1 (satu) Unit Handphone Merk SAMSUNG DUOS Warna Hitam
Akun Media Sosial Facebook Pelaku

Uraian Singkat Kejadian, Sekira Hari Sabtu tanggal 20 April 2019 jam 13.00 Wib Tersangka
mendatangi Gor Pamijahan, Desa Pamijahan Kec. Plumbon Kab. Cirebon tempat dilaksanakannya Rapat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kecamatan Plumbon, Selanjutnya membuat rekaman video secara selfi (sendiri) dengan durasi 45 Detik berikut mengatakan,” Hari ini Rapat Pleno Terbuka Perhitungan C1 di PPK Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon akan tetapi kami merasa aneh sekali Rapat Pleno ini tertutup masyarakat tidak boleh melihat bahkan para saksi pun itu dipersulit untuk masuk ha ini enak-enakan nih petugas-petugas yang ada didalam ini mau mengurangi mau menambahi ini kita viralkan ini kami mohon bantuan dari saudara sekalian untuk memviralkan, salam akal sehat, salam 02 Prabowo Sandi Menang Allahuakbar “. Selanjutnya rekaman video tersebut beredar viral di media sosial Facebook, Whatsapp dan Youtube.

Dengan Modus Operandi, memproduksi sendiri Video menggunakan Handphone milik pribadi, selanjutnya rekaman video tersebut viral di media sosial Facebook dan Youtube.

Pasal yang dilanggar, 45a Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) UU No.19 Tahun 2016 tentang perubahan terhadap UU No. 11 tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 14 ayat (1) dan Pasal 15 UU No. 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Ancaman Hukuman Hukuman penjara penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah).

( Lind )*

About admin 1466 Articles
lembahjurig1234

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*