PT. Kahatex Tidak Berikan Kebijakan : Supir Tangki PT. Kahatex Alami Kecelakaan dengan Bus Angkutan Karyawan

SUMEDANG,– Bus Karyawan yang hendak menjemput rombongan Karyawan mengalami kecelakaan setelah bergesekan dengan truk tangki bahan Kimia PT. Kahatex Rancaekek, di Jalan Raya Bandung-Garut sebelum PT. Kahatex Kab. Sumedang, Rabu 27/2/2019.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Pukul 14.30 WIB. Kedua kendaraan tersebut yakni Bus Angkutan Karyawan PO DK Jemputan PT. Gaha Kawasan Djarum Super Nopol F 7844 SA yang dikendarai oleh Suhardiman (53), Kp Walini 009/013 Bojongloa Rancaekek bersenggolan dengan mobil Tanki pengangkut bahan Kimia Milik PT Kahatex Nopol D 8138 TO yang dikendarai oleh Edi (52), beralamat di Cijerah Gg Al Ikhsan 05/05 Kel. Cibuntu Kecamatan Bandung kulon Kotamadya Bandung.

Ketika sampai di tempat kejadian, kata dia, Kendaraan Tangki bernopol D 8138 TO yang dikemudian Edi berjalan dari arah Bandung ke arah Garut atau dari arah Kanan Jalan oleng ke Kiri Kemudian bersenggolan Pintu Dekat Supir Bus Angkutan Karyawan.

“Mobil Tangki sempat berhenti dan melakukan Rem Tangan, akan tetapi karena jalur semrawbut dalam keadaan macet, pihak wargapun yang melihat kejadian berteriak dan akhirnya Edi Supir Tangki melanjutkan perjalan untuk berjalan ke arah kiri jalan atas intruksi kondektur yang saat itu turun dari mobil untuk melihat kejadian,” ujar Edi.

Selain itu, Suhardiman menambahkan, bagian belakang Tangki (Bamper Belakang) sudah mendongkrak pintu sampai ke tarik. Ia menduga, sopir truk tersebut maju kembali untuk kekiri atas intruksi kondektur, takut macet karena jalan tersebut pada waktu kejadian memang sedang macet macetnya, imbuh Suhardiman.

Akibat kecelakaan tersebut, dirinya mengalami luka pada tangan karena terkena goresan pintu dan kaca, sehingga darah sempat mengucur dan mengotori celana yang dikenakan, sedangkan sopir Tangki tidak mengalami luka, ujar Suhardiman.
Beruntung, lanjut dia, saat kejadian Bus dalam kondisi tidak mengangkut Karyawan karena Kejadian teraebut pas mau berangkat untuk menjemput.

Kerugian dari kecelakaan tersebut, Pintu Bus yang mengalami hancur dan sampai mengenai tangan Suhardiman Supir Bus Karyawan. Pecahan kacapun berserakan di jalan.

Tahapan kedua supir melakukan mediasi untuk membereskan permasalahan, tetapi ketika untuk dilakukan mediasi sang sopir Tangki hanya menyanggupi untuk mengganti rugi yang awalnya dikisaran 500 Ribu rupiah, dan sempat terjadi adu argumen dalam mediasi tersebut, hingga terlontar bahwa pihak PT. Kahatex tidak ada kebijakan.

Menurut Edi, itu semua menjadi tanggung jawab supir hanya kalau PT. Kahatex nya sendiri sekedar meminjamkan uang untuk selanjutnya menjadi beban supir dengan cara dipotong gaji.

Meskipun mediasi yang berjalan alot, Tim Media Online membantu untuk memecahkan masalah dan disepakati Supir Tangki PT. Kahatex memberikan ganti rugi kepada Pihak Korban Supir Bus sebesar 750 Rb.

Sembari mengakhiri perbincangan, Edi mengeluhkan karena meskipun kejadian kecelakaan tersebut bukan kehendak manusia, akan tetapi pihak perusahaan hanya bisa menyalahkan dan tidak ada kebijakan untuk memberikan bantuan khusus, padahal kejadian tersebut saya sedang bekerja dan masih dalam jam kerja.

Hati Edi merasa miris, apalagi ada lontaran dari Pihak Kabag Shif yang seolah olah Edi Supir Tangki PT. Kahatex dengan kejadian tersebut tidak ada komunikasi, sedangkan waktu mediasi antara keduanya, disaksikan Kabag Umum pos 3 PT. Kahatex, Dodi.

Sampai berita ini di turukan, semua berjalan aman dan terjadi islah antara kedua belah pihak (Supir Bus dan Supir Tangki) serta pemilik bus sudah koperatif dan bijaksana terhadap supir bus yang dalam hal ini selaku korban dan memberikan bantuan kepada supir bus untuk berobat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*