Sat Lantas Polres Cilacap Gelar Latihan Penanganan Laka Lantas dengan Sistem TAA

Satuan Lalu-lintas Polres Cilacap, Polda Jawa Tengah, menggelar pelatihan penanganan kecelakaan lalu-lintas dengan sistem Traffic Accident Analysis (TAA), Sabtu (08-04-2017).

Pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh personel dari Unit Kecelakaan Lalu-lintas Polres Cilacap dengan maksud sebagai penyegaran dan mengingatkan kembali tentang prosedur dalam menangani kecelakaan lalu-lintas yang baik dan benar.

Kapolres Cilacap AKBP Yudo Hermanto SIK, melalui Kanit Laka Sat Lantas Polres Cilacap Iptu Setyo Nugroho SH, saat memimpin kegiatan mengatakan bahwa sistem TAA adalah suatu metode yang efektif dalam mengungkap penyebab suatu kecelakaan dengan melihat dari bekas tabrakan dan bekas pengereman serta posisi kendaraan yang terlibat kecelakaan di tempat kejadian.

Dalam kegiatan latihan ini, disimulasikan petugas Unit Kecelakaan Lalu-lintas Polres Cilacap mendatangi TKP kecelakaan sebuah kendaraan roda empat yang menabrak sebuah mobil yang sedang terparkir di depan bengkel vulkanisir ban yang berada di Jalan Sukarno Hatta Cilacap.

Kemudian tujuh anggota Unit Laka Sat Lantas meluncur dari Polres Cilacap menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi dan olah tempat kejadian.

Setelah dilakukan evakuasi dan penandaan terhadap barang bukti serta rekam jejak barang bukti, tim kemudian memasang sejumlah perangkat untuk mengambil data dan foto seputar kejadian.

“Petugas menandai dan mengukur bekas benturan di pembatas jalan serta bekas pengereman kemudian memasang DSD Tool yang berbentuk silang dari awal tempat kejadian hingga tempat di mana kendaraan berhenti, setelah itu alat tersebut dipotret dari atas kendaraan olah petugas agar bisa terlihat dari atas untuk menghasilkan gambar grametri,” jelas Iptu Setyo Nugroho.

Dari hasil foto grametri yang ada, kemudian dimasukkan dalam software TAA kemudian diolah dan data keluar dalam bentuk gambar bergerak yang menggambarkan kecelakaan tersebut.

“Dari hasil transfer video TAA tersebut dapat menghasilkan sebuah gambaran terkait kecepatan dan arah kendaraan, sistem pengereman, serta kondisi sopir dalam membawa kendaraan sebelum dan pada saat terjadinya kecelakaan,” tambah Iptu Setyo Nugroho.

Sistem penyelidikan kecelakaan dengan TAA ini merupakan hal yang baru dalam lingkungan Sat Lantas Polres Cilacap dan baru beberapa anggota yang sudah mengikuti pelatihan tersebut.

“Software dan sistem TAA baru dimiliki oleh Direktorat Lalu-lintas Polda Jawa Tengah dan untuk tingkat Polres belum memiliki, sehingga untuk memproses foto grametri dari dokumen awal olah TKP dengan sistem TAA harus dibawa ke Polda Jawa Tengah,” ungkap Iptu Setyo Nugraha. Andriyanto-Humas Polres Cilacap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*