Sejumlah Tokoh Kabupaten Bandung Menolak Keras People Power

Kabupaten Bandung, Kompol.info – Puluhan Tokoh Kabupaten Bandung berkumpul di Mapolres Bandung dalam Rangka Silaturahmi Forkopimda dengan elemen masyarakat dalam rangka Rekonsiliasi Kebangsaan Pasca Pemilu 2019 hususnya di Wilayah Kabupaten Bandung.

Sejumlah Tokoh tersebut di antaranya Ketua MUI Kabupaten Bandung, Ketua FKUB, Ketua NU, Para Ketua Ormas Keagamaan, Kepemudaan di Kabupaten Bandung, Perwakilan Partai, Para Da’i dari tingkat Kecamatan dan Desa se Kabupaten Bandung, serta para Perwakilan FKUB dari Masing masing Agama yang ada di Kabupaten Bandung.

Silaturahmi tersebut juga di hadiri oleh Bupati Bandung, Danlanud, Dandim 0609 Kab Bandung, Kejari Bandung, para keluarga Almarhum penyelenggaraan pemilu yang meninggal saat melaksanakan tugas baik Almarhum keluarga Polri dan Petugas KPPS yang meninggal di Wilayah Kabupaten Bandung.

Para Tokoh tersebut mendeklarasikan sepakat bahwa Pelaksanaan Pemilu tahun 2019 di Wilayah Kabupaten Bandung telah berjalan dengan jujur, transparan, aman, damai dan teduh, akan menunggu Penetapan Hasil Pemilu tahun 2019 oleh KPU. Ujar Ketua DPRD Ir. Anang Susanto, M
Si dalam sambutannya

Deklarasi yang di ucapkan Anang tersebut menegaskan, tidak akan terprovokasi oleh berita bohong atau hoax dan isu People Power, bersama-sama menjaga Situasi yang Aman, Damai, Sejuk dan Teduh Pasca Pemilu Tahun 2019 di Wilayah Kabupaten Bandung. Tegasnya

Ketua MUI KH Drs Hasuna Hudaya dalam sambutannya mengatakan, berbeda pendapat boleh, ikhtilap boleh, namun bertengkar jangan, dalam perbedaan adanya rahmat Alloh SWT, dengan berwarna warna menjadi indah, tapi tetap bersatu, dirinya mengajak kepada seluruh komponen dari tingkat kecamatan dan desa untuk sama sama meredam, mengkondusipkan masyarakat kembali, jangan terprovokasi, melanggar konstitusi dan melanggar agama.

“Selamat itu damai, agama islam dalam Al Quran sendiri mengatakan, jauhi buruk sangka, mencari cari kesalahan orang lain, saling membenci, menghimbau buka mata, buka telinga dan waspada, masyarakat Kabupaten Bandung jangan ikut ikutan, sampaikan ke masyarakat, jangan ikut ikutan, itu ada aturan yang jelas, jangan mudah emosi, redam emosi karena salah satu puasa meredam amarah dan sama-sama mengendalikan diri. Ujarnya

( Lind )*

About admin 1466 Articles
lembahjurig1234

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*