Soal Dugaan Korupsi 3,6 M, KPK Kembali Lakukan Penggeladahan Kantor PJT II

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di kantor Perum Jasa Tirta (PJT) II, di Jalan Lurah Kawi Nomor 1, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Rabu (27/02).

Dari pantauan awak media di sekitar kantor PJT II terlihat petugas KPK datang menggunakan dua unit kendaraan dengan nomor polisi B 1488 NRO dan B 2898 KKJ tiba di kantor PJT II pada Pukul 10.30. Terlihat sekitar tujuh orang petugas turun dari mobil jenis minibus warna hitam.

Petugas KPK tidak menggunakan rompi oranye khas lembaga anti rasuah tersebut. Mereka mengenakan pakaian. Beberapa petugas tampak menggendong tas ransel dan dua orang diantaranya menenteng masing-masing satu koper

Kedatangan petugas KPK diduga dalam rangka pengembangan atas ditetapkannya dua orang tersangka, yakni Dirut PJT II, Djoko Saputro dan Andririni Yaktiningsasi dari pihak swasta, atas kasus korupsi pengadaan pekerjaan jasa konsultasi. Pengadaan itu disebut KPK merugikan keuangan negara sebesar Rp 3,6 miliar.

Hingga berita diterbitkan tim KPK masih melakukan penggeledahan di dalam kantor PJT II yang di kawal pihak kepolisian bersenjata.

Sebelumnya KPK menetapkan Direktur Utama Perusahaan Umum PJT II Djoko Saputro menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan jasa konsultasi di perusahaannya.

Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, untuk penetapan tersangka dugaan tindak pidana korupsi oleh Dirut PJT II pihaknya telah mengantongi bukti permulaan yanh cukup.

“KPK menemukan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan pekerjaan jasa konsultansi di Perum Jasa Tirta ll tahun 2017,” kata Juru bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jumat, 7 Desember 2018.

About admin 1466 Articles
lembahjurig1234

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*