Sub 04 sektor 22 Dan KKN Tematik UPI Sosialisasikan LOSEDA Ke Perwakilan Warga Se – kelurahan cigereleng Kec. Regol

Kompol.info, Bandung – Satgas citarum harum Sub 04 sektor 22,DLHK Kota Bandung dan KKN Tematik Citarum UPI Sosialisasikan LOSEDA (Lodong Sesa Dapur) ke pada Ketua Rw, PKK Dan perwakilan Warga disetiap Rw se – kelurahan cigereleng Kecamatan Regol Kota Bandung. Kamis (29/1/2020).

Dansub 4 Sertu Agus Tardiman menyampaikan, “Kegiatan Sosialisasi tersebut di hadiri Oleh Lurah Cigereleng Asep yuda hasanudin S,pd. Ia mengatakan dan berencana Untuk memperbanyak LOSEDA di wilayahnya”. Katanya.

Temuan baru salah satu cara solusi untuk menyelesaikan sampah organik setelah beberapa tahun atau bulan yang lalu kita dikenalkan dengan cara membuat biopori sekarang. Namun, saat ini ada temuan baru yakni, LOSEDA

LOSEDA adalah singkatan dari “Lodong Sesa Dapur” atau pipa sisa dapur. Pipa menjadi wadah menampung sampah organik yang berada di setiap rumah. Nantinya, sampah tersebut diolah menjadi menjadi pupuk dan sebagainya. 

“Dansektor 22 Satgas Citarum Harum kol. Asep Rahman Taupiq bersama relawan Sektor 22 mencoba melakukan inovasi untuk mengurangi sampah yang mudah didaur, yaitu yang berasal dari dapur, dengan menggunakan alat dan bahan yang murah”. Ucap Agus saat melakukan Sosialisasi Bersama KKN UPI.

Dengan peralatan sederhana dan biaya yang cukup murah, kini Asep Rahman bersama relawan Sektor 22 mengembangkan Loseda bahkan Viral di Media Sosial. Loseda Atasi Sampah https://youtu.be/DtWQsfNmHqg

“Loseda ini sebelumnya mendapat apresiasi dari Walikota Bandung Oded M Danial, hal ini di sampaikan saat mengunjungi RW 05 Jalan Malabar, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong pada Selasa (21/1/2020)”. Tutur Agus.

“Saat itu, Oded mengatakan, “Ini bagus. Dari tabung yang isinya sampah organik. Nantinya sampah itu tereduksi menjadi pupuk dan bermanfaat untuk tumbuhan maupun sayur-sayuran agar lebih subur”. Katanya.

Pasalnya, warga telah memproklamirkan diri sebagai kampung Kang Pisman (Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan) dengan mengolah sampahnya dari rumah masing-masing. Baik sampah organik maupun anorganik.

“Dengan metode Loseda ini diharapkan kita dapat mengurangi limbah sampah rumah tangga, terlebih lagi sebagai kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan maupun di sungai.” Pungkas Agus Tardiman.

(Linda)***

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*