Subsekror 01- 22 : Tiga Alasan Yang Sama Saat Warga Terkena OTT “Lupa, Hilap, Baru Sekali Ini”

BANDUNG, – Selasa (30/07/2019) Subsektor 01 Sektor 22 paling sering menangkap tangan (OTT) pembuang sampah ke sungai, sudah puluhan orang yang kena OTT baik laki-laki maupun perempuan semuanya tetap kena sangsi, namun untuk perempuan paling sangsinya disuruh membersihkan Masjid.

Subsektor 01-22. Serka Mustakim dan 2 orang angota nya begitu rajin melakukan patroli sungai, kadang mesti harus. mengintip di titik rawan pembuang sampah. patroli kali ini membuahkan hasil Selasa ( 30/7) seorang ibu paruh baya terkena OTT di Sungai Babakan Irigasi RW 07 Kelurahan BabakanTarogong, Kecamatan Bojongloa Kaler.

Ibu Siti Hodijah, umur 57 tahun, tinggal di Jl. Babakan Irigasi. Rt/Rw 004/007. Kel Babakan Tarogong. Kec Bojongloa Kaler Kota Bandung terpaksa harus di bawa ke rumah pa RT.

“Patroli kali ini membuahkan hasil seorang ibu dan terpaksa kami bawa ke rumah pengurus Rt , untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya, ” ucap Mustakim, disaat ditemui wartawan tim 8, dilokasi pemeriksaan tersangka.

” lanjut Mustakim ” ada 3 alasan yang sama ketika mereka di tanya kenapa buang sampah ke sungai, pertama pasti dia bilang Lupa , Ke dua Hilap, Ke tiga baru sekali ini pak! Itu alasan mereka ,” Ungkap Mustakim.

Sementara sangsi yang diberikan berupa sangsi sosial melaksanakan pembersihan Masjid AL-IKHLAS selama 2 minggu dan minta tanda tanggan sebanyak 150 KK sambil sosialisasi kepada masyarakat agar peduli terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai.

“Sangsi tersebut sudah baku dilakukan yang diputuskan oleh Komandan 22 (Kol. Inf. A. Rahman Taufik), dengan harapan supaya masyarakat mengetahui sehingga masyarakat lainnya tidak melakukan hal yang sama” Tambah. Mustakim

Hal ini perlu dukungan pemerintah kewilayahan baik Rt, Rw ataupun Kelurahan. Selama oprasi di lakukan warga Kecamatan Bojonglla Kaler dan kecamatan Astanaanyar Kota Bandung tercatat paling banyak warganya kena OTT, padahal sosialisasi terus secara masif dilakukan bahkan tiap hari dari warga ke warga. (Linda)***

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*