Tahun Ini SMP Negeri Rintisan Akan Berdiri Di Sukajadi

Kompol.info Bandung, 4/3/2019
Dengan di berlakukannya Jona Sekolah membuat orang tua murid yang Bertempat tingal di wilayah Kecamatan Sukajadi merasa sangat keberatan, karena selama ini belum ada sekolah SMP Negeri di wilayah setempat (kecamatan Sukajadi)

Atas dasar rasa kepedulian dan keprihatinan, KIM kota Bandung cepat bertindak dan meminta kepada dinas Pendidikan supaya bisa memberikan solusi untuk permasalahan ini.

Bertempat di Aula Kecamatan Sukajadi Senin 4-3-2019 diadakan dialog antara orang tua peserta didik guna mencari solusinya.

Sekolah rintisan menjadi alternatif untuk menampung siswa agar bisa bersekolah di SMP negeri sesuai dengan Permendikbud Nomor 72 tahun 2014. Warga Sukajadi boleh bersenang hati, keinginan untuk adanya SMP Negeri mendapat respon positif dari Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Hal tersebut dikatakan Demikian kata Kabid Pembinaan dan Pengembangan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Hadiana Soeriaatmadja pada Dialog tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.

Turut hadir Sekretaris Kecamatan Sukajadi, Agung Purnomo, Lurah Se-Kecamatan Sukajadi, Ketua Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Bandung, Doddy Rachmadi, Ketua KIM Se – Kecamatan Sukajadi, Penasehat KIM Cipedes, Supardi, LPM, RW, PKK, dan undangan lainnya.

Menurut Hadi, tahun ini akan ada sekolah rintisan SMP Negeri yang lokasinya di SDN Sukawarna yang luas lahannya mencapai 5.000 M2. Sehingga lokasi sangat memungkinkan untuk dijadikan Sekolah Rintisan.

Untuk tahun sekarang ini, Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Rintisan Sukajadi sebanyak 64 Siswa untuk dua kelas. Selama ini Disdik terkendala lahan untuk membuat sekolah baru. Padahal pihaknya menargetkan di satu kecamatan harus ada satu SMP Negeri. Sekolah rintisan menjadi alternatif untuk menampung siswa yang ingin bersekolah di negeri.

Hadi mengatakan sekolah rintisan dinilai efektif untuk menampung siswa. Sekolah rintisan ini adalah sekolah yang menjadi jaringan dari SMP Negeri terdekatnya yang akan menjadi sekolah penyangga. Gedungnya bisa bertempat di sekolah dasar yang memiliki bangunan berlebih yang bisa dimanfaatkan menjadi kegiatan belajar mengajar

Hadi menuturkan sekolah rintisan ini, masih dalam pengkajian, terutama di kawasan-kawasan padat penduduknya. Pihaknya juga melihat kesiapan dari SD yang ada untuk digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah rintisan. Walaupun sekolah rintisan, kata Hadi, tetapi tetap terdaftar dan juga mendapat dana BOS dari pemerintah,” ungkap Hadi. (Lind)*

About admin 1466 Articles
lembahjurig1234

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*