1

ASOSIASI PENAMBANG RAKYAT INDONESIA (APRI) DPC TASIKMALAYA AJAK SEMUA UNSUR CIPTAKAN SITUASI KONDUSIF

Polisi Today

Tasikmalaya (13/04/2023) – Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Hendra Cahyadi menegaskan, pihaknya akan terus bersinergi dengan semua pihak guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Ini dinyatakan Hendra saat dikunjungi perwakilan Dit Intelkam Polda Jabar.

1
“Kami APRI DPC Tasikmalaya siap bekerja sama dengan Polri untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif,” ujar Hendra.
Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) sendiri kurang lebih beranggotakan 2000 masyarakat penambang, yang mayoritas berasal dari Tasikmalaya. Sejak 2022 Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) sudah mendapatkan SK WPR (Wilayah Penambangan Rakyat) dari kementerian ESDM RI yang meliputi wilayah Tasikmalaya, terdiri dari 2 kecamatan yaitu kecamatan Cineam dan kecamatan Karangjaya, dan mencakup kurang lebih 380 hektar. Namun, yang menjadi permasalahan masyarakat penambang dari Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) wilayah Tasikmalaya ini yaitu terkait dengan perizinan.
Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) sudah membentuk 6 koperasi sebagai badan hukum yang nantinya untuk menempuh IPR (Izin Penambang Rakyat) yang terdiri dari 2 dokumen, diantaranya izin pengelolaan WPR yang dikeluarkan oleh kementerian ESDM RI dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.
Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Hendra Cahyadi mengungkapkan pentingnya kerjasama dan koordinasi antara masyarakat penambang dengan Kepolisian selaku pihak penegak hukum, guna menghindari terjadinya pelanggaran saat melaksanakan tugas di lapangan, dan APRI juga berkomitmen untuk senantiasa menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif khususnya di wilayah Tasikmalaya.
“Kami berkomitmen untuk senantiasa menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dengan mengikuti aturan yang ditentukan, dan menghindari hal-hal negatif yang nantinya menimbulkan konflik, ini sangat penting untuk kami, kami harap komunikasi baik ini dapat terus berjalan” ujarnya.
Pasca WPR (Wilayah Penambangan Rakyat) ditetapkan, diharapkan dapat Menciptakan stabilitas Kamtibmas sesama penambang rakyat di Jawa Barat Khususnya Tasikmalaya
Hal ini dinilai penting, mengingat kamtibmas yang terpelihara merupakan kebutuhan seluruh pihak, tak terkecuali masyarakat penambang dari Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI). Karena itu menjadi tugas APRI pula menghadirkan situasi ini.
-BDG, Ahmad Ridwan-